Showing posts with label nasional. Show all posts
Showing posts with label nasional. Show all posts

Sunday, 4 December 2016

Tayangkan Live Streaming Piala AFF Secara Ilegal, MNC Group Tegur Keras Vidio.com

Hasil gambar untuk Piracy
Ilustrasi anti pembajakan.
IF48 - MNC Group sebagai official broadcaster AFF Suzuki Cup 2016 memberikan teguran keras terhadap Vidio.com, situs video milik Emtek Group yang dikelola melalui PT. Kreatif Media Karya (KMK Online). Pasalnya, situs tersebut tertangkap basah menayangkan live streaming AFF Suzuki Cup 2016 tanpa seizin Okezone selaku pemegang hak siar untuk online media/mobile device.

Hal ini diumumkan secara resmi oleh MNC Group melalui running text di seluruh stasiun televisi jaringan mereka.

"MNC Group sebagai pemegang hak siar exclusive AFF melarang Vidio.com menayangkan AFF. Segala penayangan AFF 2016 di luar MNC Group adalah ilegal dan dapat dikenakan sanksi hukum,"

Tentu dengan adanya pelanggaran hak siar oleh Vidio.com ini dapat merugikan MNC Group sebagai pemilik hak siar yang sah dan juga Lagardere selaku distributor resmi siaran AFF Suzuki Cup. Dan apabila pelanggaran ini masih berlanjut, maka MNC Group akan mengambil tindakan hukum.

Baca Selengkapnya >>>

Tuesday, 8 November 2016

Laga Vietnam VS Indonesia Terkendala Kisruh Distribusi Hak Siar Dari Penyelenggara

IF48 - Tidak disiarkannya laga Vietnam VS Indonesia pada malam ini (8/11/2016) oleh TV nasional maupun TV berbayar membuat pecinta sepakbola Indonesia merasa kesal. Hal ini disebabkan RCTI pada Senin kemarin (7/11/2016), mendadak mengumumkan batalnya siaran langsung pertandingan uji coba terakhir skuad Timnas Garuda sebelum berlaga di Piala AFF.

Berdasarkan press release dari MNC Media, tidak disiarkannya pertandingan Vietnam VS Indonesia dikarenakan persoalan dualisme distribusi hak siar antara PSSI dan Lagardere. "Kami tidak ingin memperkeruh keadaan," jelas Syafril Nasution selaku Direktur Corsec MNC Media, dilansir dari Okezone.

Syafril juga meminta publik agar memahami bahwa perizinan hak siar merupakan salah satu elemen penting dalam penyiaran televisi, khususnya dalam hal siaran sepakbola. "Komitmen kami tidak perlu diragukan. Kami akan mendukung perkembangan olahraga di tanah air, khususnya sepakbola," tegas Syafril.

Kondisi ini juga menyebabkan MNCTV, Global TV, iNewsTV, dan bahkan Soccer Channel juga tidak dapat menayangkan pertandingan ini. Tentu pihak MNC Media tidak dapat berbuat banyak, meski berbagai upaya sudah ditempuh agar laga ini tetap dapat disiarkan.

Namun MNC Media memastikan untuk turnamen AFF Suzuki Cup 2016 tetap dapat disiarkan dan disaksikan melalui RCTI dan iNewsTV.
Baca Selengkapnya >>>

Saturday, 1 October 2016

ESPN FC Indonesia Resmi Tamat!

Deretan sportcaster yang memandu program ESPN FC Indonesia.
IF48 - Publik sepakbola di tanah air pada dinihari ini (1/10/2016) dikejutkan dengan berakhirnya program ESPN FC Indonesia, sebuah program talkshow sepakbola ternama di dunia yang disiarkan oleh NET TV.

Karena hal inilah, hashtag #ESPNFCIDFarewell seketika menjadi viral di jajaran trending topic Indonesia. Banyak sekali pecinta sepakbola yang menyayangkan hal ini, namun di sisi lain menurut sumber yang kami terima, lisensi program yang diperoleh NET TV untuk penayangan dan produksi di Indonesia memang berakhir pada bulan September tahun ini (meski ditayangkan pada awal Oktober dinihari).

Program ini tentu saja akan menjadi kenangan yang manis di kalangan pecinta sepakbola, bahkan di kalangan sportcaster dan expert sekalipun. Pasalnya, setiap penayangan ESPN FC Indonesia selalu menyajikan dialog seputar sepakbola dengan suasana yang santai, seru, kocak, namun juga menghadirkan ulasan yang bermutu dari para experts.

Jika program ini berakhir, mungkin saja para penggila bola khususnya kaum insomnia akan kebingungan dalam mencari referensi tontonan di tengah malam. Namun di sisi lain, kabarnya NET TV akan menghadirkan program baru seputar sepakbola yang jauh lebih menarik dalam waktu dekat. Bahkan ada rumor jika NET TV sedang bernegosiasi untuk mendapatkan hak siar Liga Italia Serie A.

Kita tunggu saja kejutan menarik dari NET TV sebagai "Televisi Masa Kini". Bahkan bukan tidak mungkin juga, NET TV akan melibatkan perwakilan member JKT48 untuk program barunya di ranah sepakbola.
Baca Selengkapnya >>>

Sunday, 11 September 2016

RCTI dan iNewsTV Juga Siarkan AFF Suzuki Cup 2016

IF48 - Selain akan menyiarkan turnamen AFF U-19 Championship 2016 (baca: RCTI dan iNewsTV Akan Siarkan AFF U-19 Championship 2016), dua stasiun televisi milik MNC Group yakni RCTI dan iNewsTV juga akan menghadirkan turnamen AFF Suzuki Cup 2016 yang akan digelar pada 19 November hingga 17 Desember mendatang di Myanmar dan Filipina sebagai tuan rumah pada babak penyisihan grup.

Hal ini dikonfirmasi melalui berbagai promo yang dirilis RCTI dan iNewsTV beberapa waktu terakhir terkait dukungan untuk Timnas Indonesia. Sebagai informasi, MNC Group diketahui masih memiliki hak siar turnamen Piala AFF hingga 2020 yang dibeli melalui distributor World Sport Group (WSG).

Nantinya seluruh laga Timnas Indonesia akan disiarkan secara serentak (simulcast) oleh RCTI dan iNewsTV. Sementara untuk laga lainnya akan disiarkan sepenuhnya oleh iNewsTV (1 pertandingan di matchday terakhir Grup A dipastikan akan disiarkan tunda karena berbarengan dengan live match Timnas Indonesia).

Selain melalui RCTI dan iNewsTV, siaran AFF Suzuki Cup 2016 juga bisa dinikmati melalui TV berbayar Indovision, Top TV, Okevision, dan MNC Play Media pada saluran Soccer Channel, serta melalui FOX Sports di seluruh TV berbayar yang memiliki channel tersebut.

Untuk pengguna parabola, siaran langsung AFF Suzuki Cup 2016 di RCTI dan iNewsTV kemungkinan besar akan diacak (scramble) untuk menghindari luberan siaran (spill over) ke negara tetangga. Sebagai solusi, MNC Group menyediakan layanan live streaming melalui portal Okezone.
Baca Selengkapnya >>>

Friday, 9 September 2016

RCTI dan iNewsTV Akan Siarkan AFF U-19 Championship 2016


IF48 - Bersiap-siaplah bagi kalian pecinta sepakbola Indonesia untuk kembali menyaksikan aksi Timnas Indonesia U-19 dalam ajang AFF U-19 Championship 2016 yang akan dihelat di Vietnam pada 11-24 September ini. RCTI dan iNewsTV dipastikan akan menyiarkan turnamen ini untuk kategori televisi free-to-air.

Tentunya ini merupakan hiburan yang sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat Indonesia untuk menyaksikan tim nasional kebanggaan kita berlaga di event internasional, setelah sebelumnya sempat absen karena sanksi FIFA yang disebabkan oleh pembekuan PSSI oleh Menpora.

Menurut informasi yang kami terima, RCTI dan iNewsTV yang sama-sama bernaung di bawah payung MNC Group ini dipastikan akan menyiarkan langsung seluruh pertandingan Timnas Indonesia secara serentak (simulcast). Selain itu, iNewsTV juga akan menyiarkan beberapa pertandingan dari negara lain secara langsung maupun tunda.

Dipilihnya RCTI dan iNewsTV oleh MNC Group untuk menyiarkan AFF U-19 Championship 2016 adalah perbedaan positioning kedua televisi tersebut, meski sama-sama menyasar audience untuk segmentasi ABC (menengah ke atas). RCTI diposisikan sebagai stasiun TV untuk general entertainment sedangkan iNewsTV lebih menekankan pada program news, namun keduanya sama-sama memiliki passion dan track record yang kuat dan baik dalam menyiarkan pertandingan olahraga. Sehingga dengan adanya perbedaan ini, keduanya dapat saling melengkapi satu sama lain.

Sebagai informasi, di tahun ini RCTI kembali mempertahankan posisinya sebagai stasiun televisi nomor 1 menurut survei dari AGB Nielsen Media Research hingga saat ini. Pencapaian tersebut menjadi acuan agar stasiun televisi swasta pertama di Indonesia itu tetap berkomitmen dalam menayangkan beragam pertandingan olahraga berkelas. Sementara bagi iNewsTV, ini merupakan momentum untuk meningkatkan performa mereka (dari segi share audience), setidaknya agar bisa berdiri sejajar dengan tvOne sekaligus melampaui share audience dari Metro TV.

Untuk pelanggan TV berbayar, aksi anak asuhan Eduard Tjong di Vietnam juga dapat disaksikan melalui MNC Channels melalui Soccer Channel, yang dapat diakses melalui layanan TV berbayar milik MNC Group (Indovision, Top TV, Okevision, MNC Play Media).
Baca Selengkapnya >>>

Friday, 4 December 2015

Disuruh Gabung Tim Ad-Hoc, Kemenpora Malah Ngotot Dengan "Tim Kecil"

IF48 - Kisruh sepakbola nasional yang melibatkan PSSI dan Kemenpora rupanya belum berakhir. Setelah FIFA meminta perwakilan dari pemerintah untuk ikut bergabung bersama tim ad-hoc yang di dalamnya berisikan perwakilan dari federasi, pemain, pelatih, dan stakeholder sepakbola nasional lainnya, pemerintah melalui Kemenpora alih-alih menyatakan kesediaannya untuk bergabung, justru malah memperpanjang urusan dengan mengirimkan nama-nama dalam Tim Kecil bentukan mereka kepada FIFA yang jelas-jelas akan ditolak.

Keputusan FIFA tersebut diambil dalam sebuah rapat exco yang digelar pada hari Kamis (3/12/2015). Berdasarkan hasil rapat tersebut, FIFA menyetujui daftar nama-nama yang masuk dalam Tim Ad-hoc Reformasi Sepakbola Indonesia, namun FIFA juga meminta kesadaran pemerintah untuk ikut duduk bersama dalam tim tersebut.

Namun sikap pemerintah justru sebaliknya. Mereka dengan sengaja memutarbalikkan fakta dengan menuduh FIFA telah melakukan wanprestasi. Mereka malah bersikeras mempertahankan "Tim Kecil" buatan mereka hanya demi kepentingan para pembisik, yang tidak lain dan tidak bukan adalah orang-orang IPL yang menjadi biang keladi dualisme sepakbola nasional.
Baca Selengkapnya >>>

Monday, 16 November 2015

Ridwan Saidi Sebut Menpora dan Menkumham Layak Diganti

IF48 - Wacana akan adanya reshuffle kabinet terhadap menteri yang dinilai berkinerja buruk kembali mengemuka akhir-akhir ini. Budayawan Betawi Ridwan Saidi menilai Menpora Imam Nahrawi dan Menkumham Yasonna Laoly sangat layak untuk diganti, sebagaimana dinyatakan dalam sebuah wawancara yang dilansir dari laman VIVA.co.id.

“Siapa yang mau ditendang lagi, ya kalau boleh objektif, ya Menpora,” kata Ridwan di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (15/11/2015).

Menurut Ridwan, keputusan Imam Nahrawi yang membekukan PSSI telah berakibat Indonesia terkena suspend oleh FIFA. Sementara FIFA, yang baru-baru ini telah bertemu Jokowi, hanya ingin mengakui kompetisi yang dijalankan oleh PSSI. Sehingga untuk menganulir keputusan Nahrawi—tanpa membuat Nahrawi malu—adalah dengan menggantinya.

“Kalau tidak akui PSSI, kita tidak bisa masuk (FIFA). (keputusan) yang terbaik diganti. Diganti supaya anulir keputusan itu nggak ada yang malu,” ujar Ridwan.

Selain itu, kata Ridwan, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly juga layak diganti. Pasalnya beberapa waktu lalu Yasonna pernah membuat keputusan kontroversial terkait sengketa partai politik. Termasuk juga dalam menangani sengketa hak paten Persebaya.

“Juga ada Menkumham terkait masalah dualisme kepemimpinan partai di PPP dan Partai Golkar,” kata Ridwan.    
Baca Selengkapnya >>>

Thursday, 5 November 2015

PTTUN Tolak Banding Kemenpora, SK Pembekuan PSSI Dianggap Batal

IF48 - Kebenaran bisa disalahkan namun tak dapat dikalahkan. Hari ini (5/11/2015), Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) secara resmi menolak banding yang diajukan oleh Kemenpora kepada PSSI terkait hasil sidang PTUN yang memenangkan PSSI pada Juli lalu.

Hal ini telah dikonfirmasi melalui akun Twitter resmi Presiden PSSI, La Nyalla Mattalitti, yakni @LaNyallaMM1.

"Alhamdulillahi rabbil `alamin. Kebenaran bisa saja disalahkan tapi kebenaran tidak bisa dikalahkan. PSSI menang di PTTUN," tulis akun @LaNyallaMM1.

Baca Selengkapnya >>>

Monday, 2 November 2015

Kecewa Pemberitaan Sejumlah Media, FIFA Batalkan Konferensi Pers

Klarifikasi FIFA dan AFC terhadap pemberitaan sejumlah media.
IF48 - Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mahmud Mattalitti memberitahukan delegasi FIFA dan AFC terpaksa membatalkan sesi jumpa pers malam ini (2/11/2015) malam WIB. Kekecewaan enam utusan lembaga sepak bola internasional tersebut dikarenakan pemberitaan yang tak benar oleh salah satu media online.

Akibatnya malam ini juga, dirinya dipanggil oleh enam perwakilan FIFA dan AFC tersebut. La Nyalla menyampaikan jika FIFA kecewa karena apa yang diberitakan oleh media berbeda dengan sebenarnya terjadi saat pertemuannya dengan Presiden Joko Widodo. Salah satunya terkait wacana pembentukan tim kecil oleh pemerintah dengan FIFA dan juga AFC.

"FIFA sangat kecewa semuanya karena merasa pernyataannya dibalik saat. FIFA juga tak akan menyetujui pembentukan tim kecil tanpa melibatkan PSSI," kata La Nyalla saat ditemui di kantor PSSI, Senin (2/11/2015) malam WIB.

Maka secara tidak langsung menurutnya, dengan adanya pemberitaan yang tak sesuai dengan fakta tersebut berpotensi membuat FIFA dan AFC semakin murka. La Nyalla berharap jika pemerintah ingin membantu persepakbolaan lebih maju PSSI selalu siap.

Namun, statuta FIFA dan PSSI tidak boleh dilanggar, karena FIFA sendiri sangat menjaga dan menghormati statuta FIFA.  Meski demikian, keenam utusan tersebut tetap akan melanjutkan pertemuannya dengan beberapa stakeholders PSSI pada Selasa (3/11/2015) pagi.

Sebelumnya, pihak istana melarang PSSI untuk mendampingi delegasi FIFA dan AFC saat melakukan pertemuan dengan presiden Joko Widodo. Bahkan Joko Widodo hanya ingin menerima kunjungan dari FIFA dan AFC saja tanpa ada perwakilan dari PSSI. Namun dalam pertemuan di istana tersebut turut hadir Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi.
Baca Selengkapnya >>>

(Lagi) Presiden & Menpora Bohongi Publik Terkait Hasil Pertemuan Dengan FIFA-AFC

Konfirmasi joint delegation FIFA-AFC terkait Tim Komunikasi bentukan pemerintah.
IF48 - Lagi-lagi pemerintah kembali melakukan kebohongan di hadapan publik sepakbola nasional. Tadi siang (2/11/2015) pasca pertemuan antara Presiden Joko Widodo dan Menpora Imam Nahrawi bersama tim joint delegation FIFA-AFC, mereka mengumumkan klaim sepihak bahwa FIFA dan AFC menyetujui langkah pemerintah untuk membentuk sebuah tim untuk mereformasi PSSI.

Menanggapi kabar tersebut yang sudah terlanjur dimuat di sejumlah media, joint delegation FIFA-AFC telah mengeluarkan press release terkait hal ini. Menurut mereka, reformasi kepengurusan PSSI harus dilakukan secara independen oleh PSSI sendiri, tanpa adanya campur tangan dari pemerintah.

Pihak FIFA dan AFC juga meminta pemerintah segera mengembalikan mandat sepakbola Indonesia kepada PSSI tanpa intervensi. Dengan kata lain, Kemenpora wajib untuk mencabut SK pembekuan PSSI yang diperkuat dengan putusan tetap sidang PTUN, agar suspension FIFA untuk Indonesia dapat segera dicabut.

Baca Selengkapnya >>>

Saturday, 31 October 2015

Terkait Kongres KOI, FIFA Nyatakan PSSI Tetap Punya Hak Suara

IF48 - Surat balasan FIFA kepada Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Rita Subowo mengenai status PSSI dalam Kongres KOI, akhirnya terjawab sudah. Sebelumnya, KOI tanpa berkoordinasi dengan PSSI mengirim korespondensi langsung ke FIFA untuk memastikan apakah PSSI diperbolehkan mengikuti Kongres KOI atau tidak.

Dalam surat balasan FIFA yang ditembuskan ke PSSI, FIFA menyampaikan bahwa suspensi atau sanksi FIFA tersebut tidak menghalangi PSSI untuk bisa hadir dan memiliki hak suara pada Kongres KOI untuk mendapatkan Ketua Umum yang baru di Hotel Sheraton Gandaria City Jakarta, besok 31 Oktober 2015. FIFA menyatakan PSSI masih bertanggung jawab terhadap semua kegiatan organisasi dan supervisi sepakbola di dalam negeri. - See more at: http://www.indopos.co.id/2015/10/fifa-secara-resmi-perbolehkan-pssi-ikut-kongres-koi.html#sthash.XY9rIqvc.dpuf
Berdasarkan surat yang telah dikirimkan FIFA kepada Rita Subowo, PSSI tetap berhak untuk mengikuti kongres KOI meski saat ini sedang di-suspend oleh FIFA. Dengan kata lain, PSSI tetap memperoleh hak suara dalam kongres yang akan digelar di Hotel Sheraton Gandaria City, Jakarta, pada hari ini (31/10/2015).

“Kita sebenarnya menyayangkan korespondensi KOI kepada FIFA tersebut tidak melalui PSSI, dengan surat balasan FIFA kepada KOI tersebut yang ditembuskan ke PSSI, sebenarnya secara aturan organisasi kita tahu bahwa, kita memang tetap bisa hadir di acara Kongres tersebut dan tidak kehilangan hak suara. Surat FIFA itu  hanya menegaskan saja,” kata Azwan Karim, Sekjen PSSI. - See more at: http://www.indopos.co.id/2015/10/fifa-secara-resmi-perbolehkan-pssi-ikut-kongres-koi.html#sthash.XY9rIqvc.dpuf
"Kita sebenarnya menyayangkan korespondensi KOI kepada FIFA tersebut tidak melalui PSSI, dengan surat balasan FIFA kepada KOI tersebut yang ditembuskan ke PSSI. Sebenarnya secara aturan organisasi kita tahu bahwa, kita memang tetap bisa hadir di acara kongres tersebut dan kita tidak kehilangan hak suara. Surat FIFA itu hanya menegaskan saja," kata Azwan Karim, Sekjen PSSI, dilansir dari Indosport.
Dalam surat balasan FIFA yang ditembuskan ke PSSI, FIFA menyampaikan bahwa suspensi atau sanksi FIFA tersebut tidak menghalangi PSSI untuk bisa hadir dan memiliki hak suara pada Kongres KOI untuk mendapatkan Ketua Umum yang baru di Hotel Sheraton Gandaria City Jakarta, besok 31 Oktober 2015. FIFA menyatakan PSSI masih bertanggung jawab terhadap semua kegiatan organisasi dan supervisi sepakbola di dalam negeri. - See more at: http://www.indopos.co.id/2015/10/fifa-secara-resmi-perbolehkan-pssi-ikut-kongres-koi.html#sthash.XY9rIqvc.dpuf
Sebelumnya ternyata KOI, tanpa melalui PSSI, berkorespondensi langsung kepada FIFA untuk menanyakan status PSSI dalam Kongres tersebut apakah PSSI bisa hadir atau dilarang  atau hanya sebagai observer atau memiliki hak suara - See more at: http://www.indopos.co.id/2015/10/fifa-secara-resmi-perbolehkan-pssi-ikut-kongres-koi.html#sthash.XY9rIqvc.dpuf
Sebelumnya ternyata KOI, tanpa melalui PSSI, berkorespondensi langsung kepada FIFA untuk menanyakan status PSSI dalam Kongres tersebut apakah PSSI bisa hadir atau dilarang  atau hanya sebagai observer atau memiliki hak suara - See more at: http://www.indopos.co.id/2015/10/fifa-secara-resmi-perbolehkan-pssi-ikut-kongres-koi.html#sthash.XY9rIqvc.dpuf
Dalam surat balasan FIFA yang ditembuskan ke PSSI, FIFA menyampaikan bahwa suspensi atau sanksi FIFA tersebut tidak menghalangi PSSI untuk bisa hadir dan memiliki hak suara pada Kongres KOI untuk mendapatkan Ketua Umum yang baru di Hotel Sheraton Gandaria City Jakarta, besok 31 Oktober 2015. FIFA menyatakan PSSI masih bertanggung jawab terhadap semua kegiatan organisasi dan supervisi sepakbola di dalam negeri. - See more at: http://www.indopos.co.id/2015/10/fifa-secara-resmi-perbolehkan-pssi-ikut-kongres-koi.html#sthash.XY9rIqvc.dpuf
Baca Selengkapnya >>>

Friday, 30 October 2015

Survei: 70% Responden Setuju Melody JKT48 Didaulat Sebagai Host Baru ANTV Sports

IF48 - Tim Idyllic 48 Footy secara resmi telah melakukan uji coba tweet poll perdananya melalui akun Twitter @idyllic48bola. Tweet poll perdana Idyllic 48 Footy yang dilakukan berisi jajak pendapat mengenai kelayakan Melody Nurramdhani Laksani, member sekaligus GM Theater JKT48, sebagai presenter baru untuk program sports yang ditayangkan oleh ANTV.

Hasil survei yang dilakukan oleh tim Idyllic 48 Footy, 70% dari keseluruhan responden menyatakan setuju dengan pengangkatan Melody Nurramdhani Laksani sebagai presenter baru di ANTV Sports. Menurut mereka, sosok Melody yang dikenal sebagai penggila bola sangat layak untuk membawakan berita olahraga yang ditayangkan oleh ANTV, terutama pada program Lensa Olahraga Pagi.

Mereka beralasan, bahwa sosok Melody yang selalu ceria ketika tampil di muka publik khususnya para fans JKT48 diharapkan mampu membuat seluruh mitra olahraga (sapaan khas untuk pemirsa ANTV di ranah sports) menjadi lebih semangat ketika menyaksikan tayangan Lensa Olahraga Pagi. Ada juga yang berpendapat bahwa hal ini juga berguna untuk pengembangan skill Melody dalam hal public speaking, lebih-lebih setelah nantinya graduate dari JKT48.

Dari segi pengetahuannya tentang sepakbola, Melody juga bisa dibilang mumpuni untuk itu, lebih-lebih pengetahuan terkait sepakbola Indonesia. Semoga nantinya, Melody bisa memberikan warna baru untuk kemajuan tim ANTV Sports baik di masa kini maupun di tahun-tahun mendatang.
Baca Selengkapnya >>>

Saturday, 24 October 2015

MNC Media Bersiap Manjakan Pecinta Sepakbola dan Futsal di Tahun 2016

Logo MNC Media
IF48 - Komitmen PT Media Nusantara Citra Tbk. (IDX: MNCN) sebagai grup media yang sangat memiliki perhatian terhadap dunia olahraga (khususnya sepakbola dan futsal) memang tidak perlu diragukan lagi. Setiap tahunnya, MNC Media tidak pernah absen dalam menayangkan siaran langsung pertandingan sepakbola, karena sepakbola merupakan olahraga yang sangat diminati oleh hampir seluruh lapisan masyarakat dunia, khususnya di Indonesia.

Untuk tahun 2016, MNC Media melalui 4 stasiun televisi free-to-air miliknya yakni RCTI, MNCTV, Global TV, dan INewsTV serta saluran Soccer Channel pada layanan televisi berbayar milik MNC Media (Indovision, Top TV, Okevision, dan MNC Play Media) telah menyiapkan sejumlah tayangan menarik bagi Anda pecinta sepakbola dan futsal.

Di bulan Februari, MNCTV dan INewsTV akan kembali menghadirkan tayangan Futsal Super League atau yang juga dikenal dengan nama Blend Futsal League, sebuah kompetisi futsal tertinggi di tanah air dengan menghadirkan bertabur klub profesional untuk memperebutkan gelar bergengsi dan mencetak bintang-bintang baru. Seperti pada musim sebelumnya, MNCTV dan INewsTV akan rutin menayangkan sebanyak total 8 pertandingan setiap weekend. Sementara di Soccer Channel nantinya akan disiarkan sebanyak total 12 pertandingan setiap weekend. Kompetisi ini akan disiarkan sejak babak penyisihan (yang dibagi atas beberapa region) hingga grand final yang berlangsung kira-kira pada bulan Mei mendatang.

Masih di bulan yang sama pula, RCTI dan Soccer Channel akan menyiarkan langsung seluruh pertandingan fase knockout Liga Champions dan Europa League musim 2015/16, yakni dimulai dari babak 16 besar (32 besar untuk Europa League) pada pertengahan Februari, hingga babak final yang akan dilangsungkan pada 19 Mei dinihari menurut waktu Indonesia (untuk Europa League) dan 29 Mei dinihari menurut waktu Indonesia (untuk Liga Champions Eropa). Dan kabarnya, MNC Media juga akan melakukan perpanjangan kontrak dengan beIN Sports Indonesia agar tetap bisa menyiarkannya di musim-musim selanjutnya.

Kemudian pada bulan Maret, tiga saluran televisi terestrial MNC Media (RCTI, MNCTV, Global TV) juga akan kembali menayangkan kompetisi ISL, setelah kontraknya sempat tertahan akibat force majeure yang menyatakan bahwa kompetisi ISL 2015 tidak dapat dilanjutkan hingga batas waktu yang tidak ditentukan akibat SK pembekuan PSSI yang berujung pada tidak diberikannya izin menggelar kompetisi dari Polri. Menurut rencana dari PT. Liga, kompetisi akan digulirkan pada bulan Maret dan berakhir pada bulan Agustus. Namun yang menjadi problem terhadap penyiaran kompetisi ini adalah belum dicabutnya SK pembekuan PSSI oleh Kemenpora. Khusus untuk penayangan di Indovision, siaran ISL juga dapat disaksikan melalui kanal ISM di saluran nomor 300.

Dan ini yang paling ditunggu-tunggu. MNC Media melalui RCTI, MNCTV, Global TV, dan Soccer Channel akan menyiarkan langsung seluruh pertandingan UEFA Euro 2016 secara simulcast, yang akan berlangsung pada 11 Juni - 11 Juli 2016 (menurut waktu Indonesia) di Perancis, yang juga bertepatan dengan momen Ramadhan dan Idul Fitri 1437 Hijriyah. Penggila bola akan dihibur oleh sajian menarik dari bintang lapangan top Eropa dimulai dari ba'da Tarawih hingga menjelang imsak. Bagi yang tidak bisa menyaksikan siaran langsungnya, INewsTV juga akan hadir menayangkan siaran ulangnya di waktu pagi dan siang hari. Sayangnya, Belanda tidak bisa lolos ke Perancis karena kekalahan dalam klasemen di babak kualifikasi.

Menjelang penghujung tahun 2016, MNC Media melalui RCTI, INewsTV, dan Soccer Channel juga akan menghadirkan siaran langsung AFF Suzuki Cup yang dimulai dari babak play-off. Nantinya, RCTI hanya akan menyiarkan langsung pertandingan yang melibatkan Timnas Indonesia. Sedangkan INewsTV dan Soccer Channel akan menyiarkan seluruh pertandingan dari babak penyisihan grup hingga final.
Baca Selengkapnya >>>

Sunday, 18 October 2015

Soal Sepakbola, Melody Sepakat Dengan Pernyataan Setya Novanto

 
IF48 - Pernyataan Setya Novanto yang menyatakan bahwa sepakbola harus menjadi inspirasi, seperti yang dilansir oleh portal berita VIVA.co.id, rupanya juga diamini oleh Melody Nurramdhani Laksani selaku GM Theater JKT48 melalui quote tweet-nya. Dia mengatakan bahwa sepakbola merupakan inspirasi untuk membentuk sebuah tim yang kuat, solid, dan kompak.
 
Dalam keterangan yang dimuat oleh portal VIVA.co.id, Novanto yang merupakan Ketua Umum DPR-RI menyatakan sepakbola merupakan olahraga rakyat, sehingga ini harus menjadi inspirasi bagi kita semua. Terkait dengan digelarnya final Piala Presiden, politisi Partai Golkar ini juga berharap agar turnamen ini bisa merangsang prestasi sepakbola Indonesia, meski saat ini Indonesia sedang di-banned FIFA akibat adanya intervensi pemerintah melalui Kemenpora terhadap Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dengan SK pembekuan yang dikeluarkan per 18 April 2015.

Secara tersirat, pernyataan Novanto maupun Melody merepresentasikan suara dari masyarakat Indonesia terhadap sepakbola Indonesia agar dapat pulih kembali dengan kembali digelarnya kompetisi Liga Indonesia (ISL, Divisi Utama, Liga Nusantara, serta kompetisi untuk kelompok umur). Tentu kita berharap agar Menpora tergerak hatinya untuk mencabut SK pembekuan PSSI agar sanksi FIFA untuk Indonesia juga dapat segera dicabut. Dan tentunya, kita juga ingin sepakbola Indonesia bisa bangkit di level internasional.

Menurut pendapat kalian, setujukah jika Melody JKT48 diangkat sebagai duta sepakbola wanita oleh PSSI?

Baca Selengkapnya >>>